Etihad Stadium, Sabtu (cvtogel) — Tottenham Hotspur kembali menjadi momok bagi Manchester City setelah mencatat kemenangan tandang impresif 2–0 di Etihad. Gol dari Brennan Johnson dan debutan João Palhinha memastikan Spurs pulang dengan tiga poin penuh, sekaligus membuat sang manajer Thomas Frank puas dengan performa “istimewa” anak asuhnya.
Jalannya Pertandingan
Meski kalah dalam penguasaan bola, Tottenham bermain efisien dengan pressing tinggi yang menekan pertahanan City. Gol pembuka Johnson hadir dari serangan cepat, sementara Palhinha menandai debut penuhnya dengan penyelesaian matang. City sendiri kesulitan membongkar lini belakang Spurs dan beberapa eksperimen dalam susunan pemain, termasuk memainkan James Trafford di bawah mistar, justru berbalik merugikan mereka.
Filosofi dan Taktik Thomas Frank
Frank menegaskan bahwa filosofi tim adalah bermain dengan intensitas tinggi — menyerang sekaligus bertahan di area lawan melalui pressing agresif. Ia menyebut inspirasi Jurgen Klopp menjadi landasan gaya bermain Spurs. “Kami ingin menekan lawan di wilayah mereka, itu cara terbaik bertahan sekaligus menyerang,” ujar Frank.
Performa Individu dan Mentalitas Tim
Debut Palhinha menuai pujian, begitu pula Johnson yang mencetak gol indah. Selain itu, nama-nama anyar seperti Kudus juga memberi kontribusi penting. Frank menegaskan bahwa keberhasilan tim tidak datang dari faktor eksternal seperti kegagalan merekrut Eberechi Eze, melainkan dari kekompakan dan fokus internal skuad.
Kelemahan Manchester City
City terlihat rapuh di lini belakang dan terlalu mudah ditekan. Kesalahan dalam pemilihan kiper dan strategi bermain membuat pasukan Pep Guardiola sulit keluar dari tekanan. Tottenham memanfaatkan celah tersebut dengan efektif.
Awal Musim Gemilang Spurs
Kemenangan ini membuat Spurs mencatat dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan di awal musim Premier League 2025/26. Stabilitas pertahanan yang sebelumnya menjadi kelemahan kini berubah menjadi kekuatan utama. Frank pun dianggap berhasil membangun tim yang solid dan kompetitif.
Kesimpulan
Tottenham tampil spesial di bawah komando Thomas Frank. Dengan pressing tinggi, efisiensi serangan, dan mentalitas tim yang solid, Spurs menunjukkan bahwa mereka siap menantang elite Premier League musim ini. Kemenangan di Etihad bukan sekadar tiga poin, melainkan pernyataan tegas bahwa Tottenham era Frank siap bersaing di papan atas.